19 Aug 2019

Tujuh Tips untuk Menjaga Hewan Anda Bebas Dari Kutu



Kutu adalah makhluk kecil yang menyebalkan dan mereka mampu untuk menyebarkan penyakit. Kutu yang menempel pada kulit hewan dapat menularkan berbagai penyakit menular yang serius dan bahkan mengancam jiwa termasuk:

 

Rocky Mountain Spever Fever

Ehrlichiosis

Anaplasmosis

Babesiosis

Penyakit Lyme (Borrelia)

 

Masalah lain yang dapat disebabkan oleh kutu adalah kondisi neurologis yang langka yang disebut “kelumpuhan kutu.” Selain itu, kutu dapat menghasilkan peradangan dan infeksi bakteri tepat di lokasi gigitan.

 

Strategi pencegahan

 

Pencegahan adalah aturan utama untuk menjaga hewan Anda bebas dari penyakit yang ditularkan melalui kutu. Berikut adalah tujuh tips untuk mencegah penularan kutu pada hewan peliharaan anda :

 

1. Ketahui keadaan cuaca/musim wabah kutu

 

Tanyakan kepada dokter hewan Anda kapan biasanya kutu mulai mewabah di lingkungan. Sehingga anda dapat mewaspadainya dengan langkah-langkah kontrol kutu.

 

2. Mengetahui lingkungan tempat bersarang kutu

 

Kutu lebih suka daerah dengan vegetasi yang lebat. Sebagian besar waktu mereka dihabiskan di tanah, tetapi mereka dapat juga berjalan ke ujung semak dan rumput. Oleh karena itu, mereka mampu untuk berhasil melompat ke hewan yang lewat. Sebaiknya hindari membawa anjing Anda ke daerah semak dan berumput seperti itu, terutama selama musim wabah kutu.

 

3. Gunakan produk untuk mencegah kutu

 

Ada berbagai macam produk di pasaran yang mencegah dan/atau membunuh kutu. Beberapa collar kutu dapat bekerja dengan baik, tetapi tidak disarankan untuk anjing yang banyak berenang. Pilihan pencegahan kutu lainnya termasuk obat bulanan yang diberikan secara oral atau diteteskan (ke kulit). Ada berbagai produk untuk dipilih dan sebagian besar dikombinasikan dengan obat pencegahan kutu. Bicarakan dengan dokter hewan Anda tentang produk pencegahan kutu mana yang paling efektif untuk hewan Anda.

 

4. Bersihkan hewan anda setiap hari

 

Lakukan bersih-bersih pada hewan anda setiap hari, terutama setelah dari luar. Menyingkirkan kutu sebelum mereka memiliki kesempatan menularkan penyakit. Tempat favorit kutu adalah leher, kepala, dan telinga hewan anda, jadi perhatikan baik-baik area ini.

 

5. Koleksi kutu yang telah anda temukan

 

Menyimpan kutu yang Anda temukan terbukti bermanfaat karena spesies kutu yang berbeda menularkan penyakit yang berbeda. Mengingat bahwa gejala-gejala dari berbagai penyakit yang ditularkan melalui kutu hampir mirip, sehingga memiliki pengetahuan tentang jenis kutu yang terpapar pada anjing anda mungkin dapat membantu dokter hewan mendiagnosis lebih cepat. Kami merekomendasikan anda menyimpan kutu dalam wadah sekali pakai yang diisi dengan alkohol isopropil. Tunjukkan pada dokter hewan jika hewan anda sakit.

 

6. Musnahkan kutu yang menempel di kulit hewan dengan cepat dan benar

 

Lakukan langkah yang tepat untuk menghilangkan kutu yang menempel sesegera mungkin. Lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk hewan anda untuk mengurangi kemungkinan penularan penyakit. Membakar kutu dengan korek api tidak efektif dan anda berisiko menghanguskan rambut hewan anda. Melapisi kutu dengan Vaseline® atau jenis pelumas lainnya tidak menghasilkan apa-apa selain membuat kutu licin dan lebih sulit untuk dihilangkan.Aseton, seperti bahan kimia yang ditemukan dalam penghapus cat kuku, menyebabkan kutu menjadi rapuh dan lebih cenderung pecah selama proses pemusnahan kutu. Bicaralah dengan dokter hewan anda tentang metode yang tepat untuk menghilangkan kutu yang menempel. Metode apa pun yang anda pilih, pastikan untuk mengenakan sarung tangan untuk menghilangkan risiko penularan penyakit untuk anda sendiri.

 

7. Ketahui gejalanya

 

Yakinlah bahwa sebagian besar anjing yang terpapar kutu tidak pernah terserang penyakit bawaan kutu. Tetapi bagi mereka yang melakukannya, pengenalan gejala dini, pada diagnosis, dan perawatan yang cepat oleh dokter hewan anda meningkatkan kemungkinan hasil yang positif. Jika anjing anda terpapar kutu, bicarakan dengan dokter hewan tentang gejala apa yang harus anda waspadai.

 

Sumber : 

Dr. Nancy Kay, DVM, DACVIM

 

http://pethealthnetwork.com/dog-health/dog-checkups-preventive-care/eight-tips-keeping-your-dog-free-tick-borne-diseases